Minggu, 08 Desember 2013

Awal Langkah Ku Untuk Negeri Tercinta

                                                 "Memperingati Hari Anti Korupsi"


        Hari itu, hari yang dinanti-nantikan oleh semua kalangan. Tak hanya kalangan aktivis tetapi juga kalangan  yang menginginkan kemerdekaan hakiki untuk negeri tercinta ini. Pagi itu tak hanya mentari yang menyambut tetapi kicauan burung yang menyemangati. Tepat pada 9 Desemeber adalah hari dimana memperingati "Hari Anti Korupsi". Tak hanya kalangan masyarakat yang turun ke jalan tetapi juga "kami" yang menginginkan perubahan turun menyambut hari esok sebagai hari anti korupsi. Kami yang peduli akan negara ini dan menginginkan negara ini lebih "merdeka" tak hanya sekedar kata-kata tetapi juga dirasakan. Dan dirasakan oleh semua kalangan. Disana tepat pada tanggal 8 Desember 2013 kami tuliskan sebuah catatan sejarah yang terukir di Bunderan HI dan Monumen Nasional (Monas) memberikan edukasi kepada mereka yang sudah 'acuh' kepada negara ini. Aksi kami ini disambut hangat oleh masyarakat. Kami tak hanya memberikan edukasi mengenai korupsi tetapi kami juga memberikan sticker dan juga membuat pohon harapan. Harapan-harapan yang diinginkan oleh bangsa ini akan kami ukir di dedaunan pohon itu. Tidak salah bukan, jika bangsa ini mempunyai harapan untuk negara ini yang lebih baik? Bukan kah harapan dan doa bangsa yang teraniaya ini akan di dengar dan di kabulkan oleh Sang Khalik? Aku percaya akan hal itu, tetapi tidak untuk bangsa di negara ini. Hal unik ketika kami meminta harapan-harapan kepada mereka yang menginginkan perubahan di negeri ini, ada salah seorang masyarakat yang mengatakan "Saya sudah tidak peduli lagi dengan negara ini"....

            Sungguh sangat ironi,pedih,dan tak dapat di bayangkan orang yang memiliki negara ini sudah berkata seperti itu. Apakah kita bisa menyalahkan "dia" yang berbicara itu? Tentu tidak bisa. Lalu? Siapa yang patut untuk disalahkan? Tentunya tak ada yang mau disalahkan, semua merasa suci tak ada yang mau berlumpur kesalahan. Tetapi hati nurani tak bisa untuk di bohongi, dia pasti akan menjawab dengan kejujuran dan rasa yang ia rasakan. Kami hanya bisa tersenyum setelah mendengar ia berkata itu. Memang bukan hal yang mudah untuk memberantas korupsi tetapi jika kita saling bersama,saling merangkul,dan saling mengingatkan pasti akan terasa mudah untuk diatasi. Walaupun kami sadari, tanpa disadari kami pernah melakukan korupsi tetapi jika kita saling mengingatkan bukan kah itu tidak akan terjadi?:)

             Mari jangan bersikap apatis, jangan bersikap acuh,dan tidak peduli dengan bangsa ini. Siapa lagi yang akan melakukan perubahan di negeri ini jika bukan kita? Kita yang akan menggenggam negara ini, mau kah negara ini semakin terpuruk? Jangan hanya menjawab "TIDAK" tetapi kita juga melakukan "ACTION" untuk membuat nyata kata "TIDAK" tersebut ! :) Ukirlah #PrestasiTanpaKorupsi dan buatlah #SenyumOptimis kalau kita bisa menjadikan negara ini lebih baik!

Tidak ada komentar:

Posting Komentar